sekarang kembalikah aku seperti masa-masa itu
saat di mana yang ada cuman mata?
Mata merasuk, menembus pikiran, terseret ke mimpi-mimpi
Kembalikah aku pada perasaan
terlonjak dari dunia nyata
berpijak pada impian gila
dan terus saja meracun, racun semua!
Racun lah engkau itu, karena setiap malamku adalah malammu juga
racun lah dirimu seutuhnya, karena berakar sudah peristiwa-peristiwa
siapa yang bermain?
siapa yang mengendalikan permainan?
siapa yang terdesak, terperanjat?
siapa menang?
siapa abu?
Akankah bisa terus melihat ke depan?
Kau akan temanikah ke dasar jurang bersama terjun ke biru
Atau kau akan pergi seperti bulan...
Senin, 14 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar