Senin, 14 Desember 2009

puisi prasangka>.<

Ketika kau tenun prasangka di kehidupan pagi ku.
ketika kau ikatkan cela d kehidupan malam ku.
sungguh, engkau takkan mampu merobohkan kuat.ny benteng kesabaran ku.
engkau takkan sanggup melumpuhkan tuak kesukaan ku dari cawan-cawan.ny.
hidup ku adalah rumah yang tenang.
lubuk hati ku adlah kuil penyembahan untuk tuhan sang pembebas.
sungguh orang yang merasakan nikmat.ny kesedihan. maka ia atakkan takut tuk merasakn pesona mimpi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar