impianku yang sekarang jadi tujuan
adalah kau, semua, segala, segala
betapa hidupmu suatu cerita yang jadi nyata
kehadiranmu jadi suatu tanda tanya untuk sebuah dunia yang sepi dan bisu
mewarnai segala kisah, mewarnai segala derap langkah
debur tawa
dan segala tentang kau yang kabur karena gembira terlalu
riang segala sampai serasa melayang
berada di sisimu adalah impian yang kenyataan
cintaku, marilah berbagi madu
kita akan bersama menenun drama
dan peranannya dibagi dua, kau dan aku
kita akan bersama membuai asmara
jika malam tiba, bukanlah pungguk yang bersuara memanggil bulan yang tak kunjung datang
bukanlah hati yang terus menerus mengasihani diri tanpa alasan jelas
bukanlah orang yang kabur lebur dari kenyataan, berusaha bermain peran terus menerus tanpa berkesudahan
cintaku, jika memang kita bisa bersatu, apa yang harus aku katakan kepada Tuhan?
karena seluruh anugrah tiada arti jika dibanding kau
jika memang kau bisa berada di sisiku, membagi aozora, mimpi bisu
apa yang harus aku jelaskan kepada dunia?
karena kau tidak bisa dijelaskan
karena kau tidak bisa diterangkan
karena kau tidak bisa didefinisikan
cintaku, jika memang kita adalah takdir, mengapa begitu indah?
jika memang kita bisa saling membagi luka dan darah
jika memang kita bisa saling melukai dan mengobati
jika memang kita bisa saling bercinta, bermain permainan yang kau paling suka,
jika memang kita adalah satu yang terbelah,
kaukah?
bayangku yang hilang? sang bulan?
cintaku, seandainya memang begitu
lalu mengapa bening-bening senja sembilu perih di dada
kupuja kau
tak peduli sebaliknya, karena aku terbiasa dengan tangan sebelah yang melambai selalu
ribuan jarak di antara kan ku tak ambil peduli
dengan apa kukabarkan engkau pada dunia?
" rinduku pada bulanku sudah menirus, kurus, letih dan sedih "
dengan pulau apakah harus kusamakan kau pada mereka?
tiada pulau seindah pulaumu...
kau impianku telah jatuh ke dunia nyata, bermainlah di lapanganku!
kau pesonaku telah muncul di hadapan, selamatkan aku dari ketenggelamanku!
kekagumanku tiada akhir
Senin, 14 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar